Jumat, 14 November 2014

KRITERIA PENILAIAN SNMPTN



Annyeong, pada kangen gue kaga..? gue comeback again nih, buat nulis yang something bingit 
*Naman mollasseotdeon something, bunmyeonghi neukkyeojyeo must be something~* #kok gue jd nyanyi lgunya Girlsday something =,=”, okeh, something ini tiap tahunnya jadi penomenal binti penyebab galau para lulusan SMA :3. #abaikan_jika_gue_tiba2_jd_4l4y =,=”. Apalagi kalau bukan SNMPTN. 
Nah tadi gue abis dikasih wejangan bin ceramah binti nasehat dari guru BK gue yang paling cantik, tentang penilaian SNMPTN. soalnya gue udah kelas 3 dan mau lulus ditahun 2015 #aminnnnn_ya_allah Jd. Lu pada galon(?) kan.? Gue juga kekekkkkk,,kata temen gue : “aduh gimana ya, nanti lolos SNMPTN gak.? gue pengen banget kuliah”, “aneh deh, lu tau gk kakak kelas kita mrs X..?? dia ntu pinter banget dan pernah juara nasional, tapi kok gak lolos SNMPTN ya.?? Sedangkan kakak kelas kita dulu yang biasa2 amat bin gak pinter, dia bisa lolos SNMPTN, bejo amat yak”
Nah, guys.. dari kata2 temen gue, gue juga jadi mikir kok bisa ya,,? Apa para panitia yang nyeleksi itu pakek kacamata kuda(?), apa sih yang menyebabkan lolos/tdk lolosnya,
Nah,tips dari guru BK gue gini,, jika tulisan/informasi dibwah ini ada yang salah maka itu bukan salah guru BK, tpi kesalahan gue yang gak pasang telinga baik baik O.O, ya udin(?) kaga usah banyak omong, langsung aja.. :D ada 8 bagian hhehehe


1.      X1
Jenis kelas dan Akreditasi sekolah 10%.
Ada yang belum tau apa itu Akreditasi.? Akreditasi adalah status sekolahan, kaya terakreditasi A,B,C,D dll :3 biasanya A itu berpengaruh besar, jadi pemirsa, kalau cari sekolah/ptn usahakan yang A, agar mudah dlam masuk Ptn/cari kerja :D


1.      X2
Nilai Rapot dan UN 32%.
Ini sudah pasti banget, dimana2 ini yang terpenting ting ting :D.
Kita bahas yang nilai rapot dulu.
* waktu daftar SNMPTN pasti disuruh memasukkan nilai rapor kan, nah nilai nilai itu yang akan terbaca oleh sistem adalah nilai yang tertinggi saja, yang TERTINGGI saja.
Misal : kamu punya nilai paling bagus adalah fisika, tapi jurusan yang kamu pilih adalah kedokteran/biologi kemungkinan kecil untuk bisa lolos SNMPTN.
* yang digunakan adalah rapor semester 1-5.
* menghitung target nilai snmptn. (kkm)80 x 1,134 = 90,72(nilai min yang hrus dicapai)
* Nilai rapot, dari KKM Ă  nilai yang kamu peroleh rentan 9%, boleh turun tidak lebih dari 2%.
* untuk anak IPA yang memilih jurusan IPS atau anak IPS menuju jurusan IPA, nilainya akan di confersi(?).
Nilai Fisika dirubah menjadi nilai geografi x 0,095.
Nilai kimia dirubah menjadi nilai ekonomi x 0,090.
Nilai biologi dirubah menjadi nilai sosiologi x 0,090.
(wah nilainya makin turun dong =,=”)
Nilai UN :
Ada penilaian(confersi), jadi nilai rapor/UN akan dihitung/diprosentase, jika nilai UN tinggi banget tpi rapornya tdk tinggi banget/tdk sesuai maka kemungkinan kecil untuk bisa LOLOS, karena dikira pasti Unnya beli kunci jawaban =,=” #usahakan yang wajar. Karena snmptn melihat kemampuan bukan nilai AsPal.


1.      X3
Prestasi lain 10%.
Ini kalau kamu punya sertifikat bisa discan dan di upload, hanya untuk KEJUARAAN ya, minimal tingkat provinsi, kalau sertifikat Organisasi bisa, tapi hanya untuk KETOS(ketua osis) saja.
Usahakan sertifikat menudukung jurusan yang akan kamu ambil. :D,
“bila sertifikat kamu tidak sesuai dengan kriteria (misal, kamu punya sertifikat mengikuti diklat/pelatihan teather, sedangkan penilaian dikhususkan untuk sertifikat kejuaraan tingkat provinsi). Maka jangan sekali-kali memasukkan itu, jangan dikira memasukkan seenaknya sertifikat yang kamu miliki dapat menambah nilai. Tapi akan sebaliknya karna sistem akan menganggap kamu tidak mengerti peraturan dan dapat mengurangi point kamu.


1.      X4
Peringkat siswa PARALEL 10%.
Beuch,buru2 peringkat paralel, 10 besar dikelas aja sulit banget *iya gak... xd gue pernah hampir 10 besar weh, tapi gara-gara rival gue, gue gak jd peringkat 10besar xd #abaikan_curhatan_gue T.T

1.      X5
Alumni sekolah kalian ada yang pernah lolos SNMPTN 10%.
Hayooo, cek sekolahannya, tanya guru BK sono :D


1.      X6
Rasio jumlah pendaftar dan jumlah diterima 10%.
Gue gak ngerti maksud kata-kata ini =,=”


1.      X7
Perkembangan Nilai IPK alumni sekolah kalian(yang lolos snmptn) berpengaruh #jedeerrrr.
Ini yang dlihat bukan sesama jurusan. Misal: kamu daftar snmptn memilih jurusan bahasa inggris, tapi alumni sekolah kamu yang sudah kuliah diunuversitas itu jurusannya adalah kimia. Walaupun berbeda seperti itu, akan tetap dilihat perkembangan IPK alumni/kakak kelas kalian

1.      X8
Nah, yang in, yang jadi pertimbangan adalah Prestasi sekolahan 3 tahun terakhir, jadi guru BK kamu harus ngerekap prestasi sekolahan 3 tahun terakhir nih :D. Figthing guru BK, guru BK emang something

ADA 3 sistem penerimaan SNMPTN
Yang gue bisa denger Cuma 2 aja,.
·         Scaning
Taukan scaning.
·         Skining
Pantas tidaknya mengikuti snmptn, balik lagilah
-Nilai rapor dan UN lagu memenuhi/bagus (yang terbaca sistem, nilai paling baik).
-Urutan harus benar
            Urutan apakah itu.? #jeng_jeng_jeng
            Urutan grade : sebenernya ptn itu tidak ada/tidak membuat grade, yang membuat grade itu..........*lupa_yang ngebuat siapa, gue gak kedengaran soalnya anak anak lain pada ramai*
Nah, kalau ada rumor kaya gini “universitas X itu harus di taruh pada pilihan no.1 karena dia tidak mau ditaruh no.2, jika lu pada naruh mereka di pilihan no.2 dijamin lu gak lolos” gue gak setuju pada rumor tersebut, buktinya ada juga yang naruh universitas X dipilihan urutan no.2 juga lolos.
Grade itu semakin banyak peminatnya jurusan itu tahun lalu maka taruhlah pada pilihan no.1. sistem akan membaca mulai dari pilihan 1, jika pilihannya 1 kamu memilih jurusan yang gradenya rendah(salah pilih/salah taruh grade) maka pilihan no 2 dan 3 tidak akan dibaca sistem. *maka perhatikan grade tahun lalu pada jurusan kamu, bisa beli bukunya di grandmed.
Misal kamu memilih 3 jurusan PG sd, kedokteran dan dkv. Jika grade tahun lalu menunjukkan peminat paling banyak diantara jurusan yang kamu pilih adalah kedokteran maka pilihan no 1 adalah kedokteran, begitupun seterusnya.

Apa yang menyebabkan kegagalan.?
1- salah pilih jurusan,
            Kayak diatas tadi, nilai kamu paling bagus fisika, tpi kamu mengambil jurusan biologi, kemungkinan kecil bisa lolos.
2- memaksakan diri keuniversitas yang tidak ada alumninya. Contoh kakak kelas gue maksa ke ITS, sdangkan murid disekolahan gue belum ada yang tembus diITS *alamt dah ah. Tapi alhamdullilah tahun kemarin ada yang tembus juga ke ITS.

menurut gue sih, cari/daftar universitas snmptn ntu yang satu wilayah aja, jadi peluangnya lebih gede. Misal kalian hidup didaerah jawa timur trus daftar snmptn ke daerah jawa tengah mungkin ya Cuma 1-5 anak yang ketrima, coba kalian hidup didaerah jawa timur trus daftar ke Malang/surabaya kuotanya pasti gede,.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar